RetailStore :

Cara Belanja (Penting!)

Mens Polo Shirt

Ladies Polo Shirt

Tidak Ada Pembelian Minimum

Get Discount (Click Here)

1

2

3

4

Texwell Karunia Makmur / RetailPOLO.com

Office :
Jl. Bandengan Selatan 43
Komp. Puri DeltaMas Blok I-1
Jakarta Utara 11450, Indonesia
Phone: +62 21 6660 1122
Fax : +62 21 6660 1155
email: emailtexwell@gmail.com

Factory :
Jl. Kertajaya V 52A 86-87
Jakarta Utara 11450, Indonesia
PT Texwell KaruniaMakmur
BANK MANDIRI
A/C No 168-00-00-500-502


PT Texwell KaruniaMakmur
BCA
A/C No 2883-100-123


PT Texwell KaruniaMakmur
OCBC NISP
ATM bersama / non BCA
A/C No 3958-00-005-005


Shoping Cart

VirtueMart
Your Cart is currently empty.

Tip Mencuci dan Memelihara Kaos / Polo Shirt Cotton.

Tip Mencuci dan Memelihara Kaos / Polo Shirt Cotton.

Tidak di ragukan lagi, kita semua menyukai pakaian terbuat dari bahan cotton, terutama  oblong favorit yang sudah sering di cuci, terasa  lembut, enak di pakai, seakan melekat,  menyatu dengan badan kita, waktu tidurpun ngaman, begitu santai…

Berbeda dengan pakaian yang sering digunakan untuk kegiatan luar, baik Oblong atau  kaos  Polo Shirt, selain kenyamanan, penampilan menjadi salah satu pertimbangan penting. Kita sering melihat pakaian masih baik, jahitan masih kokoh, tetapi warna mulai kusam, pudar, terutama bagian bagian tepi lengan, kerah, permukaan kain mulai berbulu, tidak seindah.  Begitu cepat perubahan itu ?

Hal ini sangat di sayangkan, tentu menjadi pelajaran, bagaimana memelihara kaos cotton yang baik, agar warna dan penampilan tetap prima walau sudah di cuci sekian kali.

Kami sebagai Polo Shirt Benelux sangat peduli dengan cara baik pencucian dan perawatan kaos untuk keindahan waktu yang lama dengan tip2 kecil yang mudah di kerjakan.

Perlu di ketahui bahwa didalam pencelupan warna, dye stuff yang masuk kedalam pori pori bahan cotton tidak mudah pudar, karena reaksi pencelupan, walau warna tua , meskipun mengalami beberapa kali pencucian, kalau kita memperhatikan cara cuci yang benar, warna tidak cepat pudar.

Menjaga bahan pakaian cotton tetap segar, tidak mudah kusam, dua hal yang di perlu diperhatikan.

A. Pencucian, ( ada tiga tahap pencucian )

Process Pencucian:

  1. Cuci dengan cara bagian dalam di balik keluar, ( menghindari banyak gesekan  dengan mesin cuci atau cucian tangan ), pakaian tetap ter kancing ( menjaga bentuk kerah tidak berubah )
  2. Dicuci dengan air tidak melebihi 30 C, tidak menggunakan detergent yang sangat kuat. ( merekomendasi sabun colek dilarutkan dengan air dulu, agak tidak popoler, bukan detergent yang mengandung chlorine Cl / bahan pemutih )

Process Pengeringan:

  1. Tidak menggunakan mesin pengering sampai kering 100%, kain akan bergesek dengan dinding mesin sehingga melukai benang2 halus yang merajut bidang kain, benang akan terkelupas dan permukaan kain akan berburu.
  2. Setelah process cuci, pada waktu process pengeringan, dikeluarkan dari mesin cuci dalam di keadaan lembab, di gantung untuk menghindari kesusutan kain dan sambil di rapikan bagian yang kusut. Dibiarkan sampai kering secara alamiah, terkena angin.
  3. Guna mendapat kelembutan ( optional ), pada waktu process bilasan akhir bisa diberikan sedikit pelembut / softener  sedikit, membuat serat kain lebih lembut.

Process Gosok ( Pakaian dalam keadaan kering )

  1. Gosok  dengan cara tetap bagian dalam di balik keluar. ( menghindari gesekan   dengan mesin gosok langsung )
  2. Jangan meletakan mesin gosok di bidang tertentu terlalu lama, akan meninggalkan bekas gosokan dan cap panas.


B. Pemeliharaan / Penyimpanan:

  1. Kaos polo shirt tidak di rekomen untuk di gantung / di hanger, lebih-lebih digantung dari keadaan basah sampai menjadi kering, body kaos akan tertarik memanjang kebawah, bagian pundak akan turun.
  2. Setelah semua rapi di gosok, baru terakhir pakaian di balik dan di lipat di simpan didalam lemari, tidak di gantung / hanger menghindari bagian pundak melar, badan memanjang dan usahakan tidak terkena sinar matahari langsung.

( Untuk bagian kain yang terkena noda, minyak, darah atau kotoran yang lain, di cuci dahulu bagian yang terkena noda saja, sampai bersih, di diamkan 10 menit baru masuk kedalam mesin cuci )

( Kalau bagian kerah terlanjut memanjang  / kusut / melintir, coba gosok dengan di semprot sedikit air, kerah tsb sambil di gosok,di kembalikan kepada  bentuk kerah semula ) dibantu sedikit gosok.

Ada saran dan pendapat lain, kami dengan senang hati menanti komertar dan masukan untuk perbaikan bersama.

Pada dasarnya, setiap pakaian ada care label di bagian dalam, perlu di ikuti untuk perawatan maksimal.

Catatan : data di atas sebagai di ambil dari referensi , caring for cotton clothing. Product Standards, Norma M. Keyes, Cotton Incorporated ( USA )Standard testing laboratory:
Refernsi pengujian dan sumber detergent  berdasarkan standard AATCC, ( American Association of Textile Chemists and Colorists )
Refernsi pencucian dan detergent  berdasarkan standard ISO ( International Organization for Standardization )